Pasaman, SinarPerbatasan.com – Tim Safari Ramadhan Khusus (TSRK) dan TSR Reguler Pemda Kabupaten Pasaman, resmi berakhir, di Masjid Muhajirin Kampung Padang Alai, Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Sabtu (06/04/2024).
TSR malam terakhir ini menyertakan rombongan besar Pemkab Pasaman, mulai dari Bupati, Sekda, para asisten, staf Ahli, kepala dinas, badan, kantor dan berapa orang kepala bagian, ‘plus’ Pimpinan Cabang Bank Nagari.Lubuk Sikaping, Direktur RS Tuanku Rao, Baznas dan PMI Pasaman.
Sedangkan dari pihak kecamatan, hadir lengkap Camat Panti beserta forkopimca, Kepala KUA, Korwil Pendidikan, Kepala UPTD Puskesmas, para kepala sekolah, wali nagari serta kepala jorong se-Nagari Panti Selatan.
Dari pihak tuan rumah sendiri, hadir kepala kampung Padang Alai, tokoh masyarakat Petok, tokoh agama, kaum ibu serta pemuda setempat.
Kedatangan TSRK Pemda Pasaman di Masjid Muhajirin Padang Alai, Petok, disambut antusias warga. Masjid yang berukuran tidak besar itu, penuh sesak dipadati jamaah. Malah shaff jamaah wanita terpaksa digeser ke teras bagian belakang, lantaran jamaah laki-laki sudah memadati bagian dalam masjid.
Saat berbuka puasa tak kalah serunya. Masyarakat menjamu tamunya dengan penuh suka cita, dengan menghidangkan aneka takjil dan jamuan berbuka puasa yang lezat di salah satu rumah warga.
Bupati Pasaman Sabar AS dalam pesan singkatnya di Masjid Muhajirin mengingatkan bahwa ukhuwah harus terus dijaga, termasuk antara Pemerintah Kabupaten, kecamatan dan nagari, juga dengan masyarakat.
“Nilai-nilai ukhuwah islamiyah ini yang diperoleh selama pelaksanaan safari ramadhan dan hal itu harus terpelihara dengan baik,” kata bupati.
Kepada masyarakat, Bupati Sabar AS mengingatkan, pembinaan keamanan dan ketaqwaan untuk membentuk kepribadian serta akhlak anak, harus menjadi perhatian para orang tua.
“Pembentukan karakter anak dan remaja, merupakan tanggung bersama, termasuk pemerintah daerah dengan program prioritas Pasaman Berimtaq, Pasaman cerdas serta Pasaman Sehat yang dianggarkan puluhan milyar rupiah dalam APBD Kabupaten Pasaman,” jelas bupati.
“Tingkatkan kebiasaan sholat subuh berjamaah di masjid, maghrib mengaji, kalau bisa shalat lima waktu dan aktifitas keagamaan lainnya, dilaksanakan secara rutin di masjid,” pinta bupati.
Disampaikan juga, mulai tahun ini Pemda Pasaman meluncurkan Program Satu Nagari Satu Guru Tahfidz yang dibiayai APBD Pasaman tahun 2024. Program ini untuk menstimulan terbentuknya kampung Darul Alquran di setiap nagari di Kabupaten Pasaman.
Seperti biasanya, anak-anak yang rajin ke masjid, langsung diberi reward THR oleh Bupati Pasaman.
Sebelumnya, tokoh masyarakat Monang Harahap, SPd dalam kata sambutanya menyatakan, bahwa masyarakat Padang Alai Petok siap mendukung program Pasaman berimtaq, mulai subuh berjamaah, tahfidz Quran maupun thaharah masjid.
Di Masjid Muhajirin, Bupati Pasaman kembali menyerahkan bantuan Rp.20 juta, karpet shalat dan Alquran, ditambah bantuan Bank Nagari serta santunan Baznas Pasaman untuk para llansia dan fakir miskin. (BENK)